https://www.burgerbarnewyork.com/ —  Sebuah studi terobosan dari Oceanic Chronology Project (2023) mengungkapkan bahwa mikroplastik dari era Perang Dunia I (1914-1918) baru saja tiba di Great Pacific Garbage Patch (GPGP), membuktikan plastik bisa bertahan dan mengarungi samudra selama satu abad. Partikel berusia 105-110 tahun ini berasal dari material militer seperti selongsong peluru Bakelite dan serat parkesin (plastik pertama di dunia) yang dibuang ke laut selama konflik.

Perjalanan Lintas Generasi

  • Asal Muasal: 72% sampel mikroplastik kuno di GPGP mengandung asam karbolat—penanda kimiawi plastik era 1910-an yang diproduksi pabrik Jerman Chemische Fabrik Kalk
  • Rute Arus: Menggunakan model Lagrangian retro-tracking, ilmuwan melacak partikel ini terperangkap dalam Arus Kuroshio selama 40 tahun, lalu terlempar ke Gyre Subtropis Pasifik Utara setelah melewati 5 zona sirkulasi samudra
  • Degradasi Lambat: Mikroplastik kuno berukuran 0.3-0.5 mm ini kehilangan hanya 12% massa per abad karena rendahnya paparan UV di laut dalam dan struktur kimia polimer awal yang lebih stabil

Dampak Ekologis Unik

Analisis spektroskopi Raman menunjukkan mikroplastik kuno ini telah mengakumulasi PCB (polychlorinated biphenyl) konsentrasi 8.000x lebih tinggi daripada partikel modern. «Mereka bertindak sebagai arsip terapung polutan abad ke-20,» jelas Dr. Elisa Martini, ketua tim peneliti. Yang mengkhawatirkan, partikel ini ditemukan dalam usus spesies amphipod laut dalam Eurythenes plasticus, memicu mutasi gen penghasil enzim pencernaan.

Peringatan untuk Masa Depan

Temuan ini mengubah paradigma:

  1. Estimasi Umur Plastik: Model sebelumnya keliru mengira plastik terurai dalam 50-70 tahun
  2. Kebocoran Sejarah: 63% plastik era PD I belum terdeteksi karena tenggelam di sedimen laut
  3. Kebijakan Global: Menyoroti kebutuhan ratifikasi Perjanjian Plastik Antargenerasi untuk tangani warisan polusi masa lalu

«Laut telah menyimpan plastik kita seperti kapsul waktu beracun,» kata Prof. Hiroshi Tanaka, ahli kimia laut. Dengan 5,3 juta ton plastik diperkirakan masih tersembunyi di kolom air Pasifik, riset ini menjadi pengingat: perang melawan polusi plastik adalah lomba estafet melintasi abad.